-SELALU ADA TEMPAT UNTUK SEBUAH CORETAN ASAM MANIS HIDUP-

Wednesday, July 13, 2011

Final Battle


Dulu saya selalu menunggu kapan bisa bebas dari semua tugas-tugas kampus, kapan UAS terakhir, kapan lepas dari embel-embel kata mahasiswa. Dan besok hari Kamis tanggal 14 bulan Juli tahun 2011 terjawab semuanya, hari terakhir UAS dan hari terakhir menjadi mahasiswa. Setelah enam tahun menjalani hidup jadi mahasiswa, menyelesaikan sidang di bulan mei dengan sukses, akhirnya tidak ada lagi tanggungan saya dalam hal akademik demi sebuah gelar sarjana. Lega rasanya akan menutup sebuah langkah dan memulai perjuangan baru ke depannya, senang rasanya berada pada ujung akhir dalam salah satu perjalanan hidup saya. Berada di posisi ini tidak semudah menulis di blog ini, ada sebuah tahap penyelesaian skripsi selama hampir 2 semester yang harus saya lalui, proses mengumpulkan dan menghitung demi sebuah tujuan sidang akhir beberapa bulan kemaren, target dan harapan untuk menyelesaikan tanggungan ini sebelum akhir April yang lalu dengan harapan setelah ujian tengah semester saya bisa maju sidang dan setelah itu hanya tinggal fokus menyelesaikan sisa mata kuliah dan tentu saja UAS terakhir. Kalau saya tidak punya komitmen penuh untuk menyelesaikan skripsi saya kemaren, tidak akan ada tulisan ini dan saya tidak sampai pada target yang saya buat sendiri.

Sangat berterimakasih kepada Lord Jesus untuk kemudahan yang diberikan sampai saat ini. Ada satu sisi sedih dalam diri saya, tapi memikirkan hal ini membuat saya bisa tersenyum dengan ringan banget dan yang perlu saya lakukan adalah mempersiapkan diri untuk sebuah penutupan yang manis. Saya tidak perduli tulisan ini dianggap berlebihan oleh siapapun yang membaca karena mereka tidak tahu dengan baik bagaimana saya menjalani hingga bisa sampai pada tahap ini. 

Besok adalah saat memenangkan pertempuran final untuk salah satu tahap yang artinya membuka sebuah pertempuran awal untuk tahap yang lainnya, membutuhkan sebuah energi penuh untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru, terlibat secara penuh dalam hal emosi dan kerja keras serta target lain yang harus dicapai dan terus memotivasi diri sendiri. Saya sedang merasakan sebuah kebahagian yang setelahnya akan memberi label kenangan untuk mengejar kebahagiaan baru.


"menutup kisah ini dan memulai  kisah baru dalam perjalanan hidup sampai Tuhan sendiri yang menutup buku kehidupan saya"







No comments:

Post a Comment